Tanda-Tanda Kanker Paru-Paru

Tanda-Tanda Kanker Paru-Paru

KANKER paru-paru termasuk sulit dideteksi secara dini. Tetapi, ada beberapa hal yang dapat diwaspadai sebagai gejala kanker paru.

"Seperti prinsip penyakit kanker lainnya, jika semakin cepat ditangani pada stadium awal, kemungkinan sembuh semakin besar. Tapi masalahnya, deteksi dini agak susah pada kanker paru-paru," tutur dr Ronald Hukom SpPD-KHOM, spesialis kanker pada orang dewasa dari RS Kanker Dharmais saat dihubungi Okezone melalui telepon genggamnya, Jumat (27/4/2012).

Ronald menjelaskan, deteksi dini adalah suatu proses yang dilaksanakan bertahun-tahun untuk menemukan penyakit. Untuk kanker paru-paru, tidak memiliki gejala saat didiagnosis dan kanker ditemukan secara kebetulan ketika melakukan rontgen dada atau CT scan untuk pemeriksaan lain.

Kendati demikian, terdapat beberapa gejala awal yang patut diwaspadai sebagai awal mula kanker paru-paru. Berikut ini tanda-tandanya:

Batuk tidak sembuh berminggu-minggu

Batuk hingga berminggu-minggu, itu patut curiga. Tiga minggu tak sembuh, segera periksa ke dokter. Tapi bukan lantas itu kanker paru, bisa jadi infeksi dan alergi. Karenanya, harus segera diperiksa agar segera ditangani.

Batuk darah

Prinsipnya, batuk dalam jangka waktu cukup lama, apalagi disertai darah, harus segera periksa lengkap. Batuk darah, walaupun darahnya sedikit, itu pertanda serius.

Sakit dada

Jika dada terasa sakit tanpa penyebab yang jelas, itu juga bisa menjadi gejala.

Turun berat badan tanpa sebab

Begitupun jika Anda merasa berat badan turun, padahal sedang tidak diet, tidak melakukan usaha-usaha menurunkan berat badan.

Nyeri pada tulang

Gejala lain juga jika terasa nyeri pada tulang. Kanker paru menekan saraf sehingga terasa nyeri tanpa sebab yang jelas, itu juga di waspadai.

Sakit nafas

Ketika nafas sakit, begitu sulit, istilahnya bengek seperti orang asma, itu juga salah satu pertanda.

Semua tanda-tanda tersebut harus diperiksa ke dokter. Bila Anda jelas perokok aktif, nyeri dada, batuk-batuk terus, apalagi disertai darah, itu kemungkinan besar gejala kanker paru-paru karena lebih dari satu atau dua tanda.

Sumber : Okezone.com

6 Kebiasaan Orang Indonesia yang Salah

1. Masuk Angin Harus Dikerok


FAKTA :
Kerokan ternyata bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada dikulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah-olah rasa sakit pertama berkurang atau "terlupakan".

2. Angin Duduk Harus Dikerok atau Dipijat


Mungkin masih banyak yang belum tau apa itu angin duduk. Angin duduk adalah rasa masuk angin yang disertai keringat berbutir-butir besar dan nyeri, rasa tertekan, atau rasa berat di dada. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan aliran darah ke oto jatung yang berfungsi memompakan darah keseluruh tubuh. Bila nyerinya pada perut disertai dengan tegang pada dinding perut, kadangkala muntah dan berkeringat dingin, inin mungkin peristiwa nyeri "kolik", yaitu nyeri tiba-tiba akibat gangguan fungsi organ internal, seperti usus, lambung, empedu, ginjal, atau uterus.

FAKTA :
Apabila menderita angin duduk, jangan dipijat atau dikerok. Kejadian orang yang meninggal ketika dipijat, menunjukkan betapa penangan yang salah dapat berakibat fatal. Hal yang harus dilakukan adalah : Pemberian oksigen dan obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.

3. Penderita Cacar Air atau Campak Tidak Boleh Mandi


FAKTA :
Hal ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi lebih sering agar perluasan penyakit dapat dicegah, disamping menggunakan obat.

4. Mandi Malam Hari Menyebabkan Rematik


FAKTA :
Hal ini tidak benar. Kalau kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memerlukan mandi untuk kebersihan, tidak ada masalah mesdkipun mandi malam hari. Tetapi pada penderita rematik, dianjurkan mandi dengan air hangat.

5. Kalau Demam Tidak Boleh Mandi


FAKTA :
Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.

6. Memakai Pakaian Tebal / Selimut Ketika Demam


FAKTA :
Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang.Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.
Foto "Bunker Kiamat" Mewah Para Miliuner

Foto "Bunker Kiamat" Mewah Para Miliuner

Rasa takut dan kehawatiran berlebih terhadap kiamat menjadi bisnis menggiurkan bagi sejumlah pengusaha. Salah satu cara meraup untung adalah dengan membuat bunker alias lubang perlindungan superkuat yang menawarkan iming-iming, penghuninya bakal aman dan tenteram meski seisi dunia sedang kocar-kacir menghadapi bencana.

Setelah bunker buatan perusahaan Vivos, yang terletak di sebuah lokasi rahasia di Gurun Mojave, Barstow, Kalifornia, kini hadir lubang persembunyian lain di bawah padang rumput di Kansas. Bunker baru ini dibangun di bekas gudang misil, dan jauh lebih mewah.

Kenyamanan yang ditawarkan setara dengan kondominium mewah yang hanya bisa dibeli orang berkantong supertebal. Lengkap dengan kolam renang, bioskop, dan perpustakaan. Juga jaminan, bunker itu akan bertahan saat kiamat terjadi. Atau setidaknya, saat bencana keruntuhan ekonomi, badai matahari, serangan teroris, dan pandemi penyakit mematikan.

Sejauh ini sudah ada empat pembeli, yang menyetor dana total US$7 juta atau sekitar Rp64 miliar.

Siapa identitas pembelinya, tak diungkap. Namun setidaknya mereka punya dua kesamaan: sama-sama punya banyak uang dan ketakutan. "Mereka mengkhawatirkan banyak hal dari badai matahari, keruntuhan ekonomi, serangan teror, sampai kelangkaan pangan," kata pengembangnya, Larry Hall seperti dimuat Daily Mail, 10 April 2012.

Hall mengaku menyimpan satu kondominium itu untuk dirinya sendiri. Ia membelinya karena dirundung khawatir, lidah matahari akan memutuskan jaringan listrik dan memicu kerusuhan. Selama 'masa damai dan aman' mereka akan menggunakan bunker itu sebagai tempat berlibur.

Ia bukan satu-satunya orang yang membeli gudang misil rudal nuklir dan mengubahnya menjadi lokasi persembunyian. Salah satu pertimbangan, gudang tersebut di masa lalu sengaja dibangun untuk menahan ledakan bom atom -- dinding beton setebal 9 kaki dan terletak 53 meter di bawah tanah.

Hall membangun 14 lantai bawah tanah, tujuh lantai di antaranya dijual US$1 juta sampai US$2 juta per setengah lantai.


Untuk menghubungkan antar lantai saat ini masih menggunakan tangga besi. Namun, nantinya, bunker ini akan dilengkapi lift. Tiap unit kondominium dilengkapi dengan kamar mandi, dapur, dua ruang keluarga, serta segala perlengkapanya. Juga layar elektronik yang berperan seolah jendela. Dengan pemandangan yang bisa dipilih: romantisnya Paris, New York, pantai, hutan, apapun.

Untuk memberi makan para penghuninya yang berjumlah sekitar 70 orang, Hall membangun pertanian dalam ruang, untuk menanam sayur dan memelihara ikan. Juga timbunan makanan kaleng dan kering yang cukup untuk lima tahun. Sementara energi menggunakan sumber konvensional, termasuk kincir angin dan generator.

Untuk rekreasi, ada lantai yang digunakan untuk kolam renang, bioskop dan perpustakaan. Dalam posisi 'terkunci', ada lantai yang difungsikan sebagai pusat medis dan sekolah.


Untuk keamanan, Hall menyebut, dirancang secara rumit, mencegah gerombolan perampok menjarah lokasi itu. Lift hanya akan beroperasi berdasarkan sidik jari penghuni, kamera pengawas ditebar, dan pagar kawat berduri berlapis dipasang di sekeliling lokasi yang dirahasiakan itu.

Sejumlah pesohor telah melirik bunker ini. Ada pemain NFL, pembalap mobil, politisi terkenal, juga produser film.

Menanggapi fenomena bunker kiamat, antropolog University of Kansas, John Hoopes mengakui, ini bisnis yang menjanjikan. "Menjual ketakutan lebih baik, bahkan jika dibandingkan dengan menjual seks," kata dia.

"Sekarang seluruh penghuni planet ini terlibat dalam menyebarkan ketakutan itu. Itu hasil campur tangan internet."

Sumber : Vivanews